RSS Feed

MENYIKAPI KONFLIK ISRAEL - PALESTINA/ IDF – HAMAS

Posted by Teguh Hindarto



שׁאלו שׁלום ירושׁלם ישׁליו אהביך

Sha’alu shelom Yerusalayim, yishlau ohavayik (TaNaKh, Sefer Tehilim 122:6)

ερωτησατε δη τα εις ειρηνην την ιερουσαλημ και ευθηνια τοις αγαπωσιν σε

Erootesate de ta eis eirenen ten Ierousalem kai euthenia tais agapoosin se (Septuaginta, Psalmoi  122:6)

“Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa” (Mazmur 122:6)

 
Kalimat doa inilah yang sebaiknya kita panjatkan kepada Tuhan agar perdamaian dan ketentraman terjadi terhadap Yerusalem,baik bagi penduduknya maupun yang mendoakannya. Konflik Israel-Palestina lebih merepresentasikan konflik IDF dan Hamas yang merugikan baik warga sipil Israel dan warga sipil Palestina. Konflik yang sama selalu akan mendapatkan respon yang sama, baik itu kecaman, kutukan maupun pembelaan serta bentuk keprihatinan, baik dari pejabat politik, pengamat sosial politik sampai masyarakat awam. Oleh karenanya tidak ada salahnya saya membagikan artikel yang pernah saya tulis pada bulan November 2012 silam saat pecah konflik Israel dengan Palestina khususnya Gaza


Berdoalah Untuk Kedamaian Yerusalem
http://teguhhindarto.blogspot.com/2012/11/berdoalah-untuk-kedamaian-yerusalem.html

Saudara-saudaraku,agar kita tidak terjebak pada euforia dan klaim-klaim yang berupaya menarik isyu konflik Israel-Palestina sebagai konflik keagamaan (Yahudi-Islam, Kristen-Islam), selayaknya kita merenungkan sejumlah data-data berikut yang dapat berfungsi sebagai peta jalan (road map) agar kita memiliki cara berfikir yang lebih luas dan tidak terpolarisasi oleh berbagai sentimen keagamaan. Silahkan data-data berikut dicermati dan mulailah membuat keputusan bijaksana menyikapi konflik Israel-Palestina.

1.   Israel's History in a Nutshell
https://www.jewishvirtuallibrary.org/jsource/nutshell/conflict_2.swf

2.  “Menurut Gus Dur memandang kasus Israel Palestina harus dengan pandanan jernih. Konflik ini bukan tentang Islam Yahudi, ada juga warga Palestina yang Kristen. Maka ketika Gus Dur berusaha masuk dengan mendekati Israel adalah upaya untuk menjembatani perdamaian diantara keduanya.ketika cara permusuhan terus diambil, Palestina tidak akan pernah merdeka. Sekarang kita bisa melihat selama elit di Palestina tidak bisa bersatu antara Hammas dan Fatah selama itu rakat Palestina akan jadi bulan-2an Israel”

Arab – Israel Peluk-pelukan | Hamas – Hezbollah Bersorak-sorak | Kita Tetap Mencaci
http://ouropinion.info/2014/07/11/arab-israel-peluk-pelukan-hamas-hezbollah-bersorak-sorak-kita-tetap-mencaci/

3. “JAKARTA, PedomanNEWS.com – Tidak banyak yang tahu bahwa persentase terbesar penduduk di Palestina adalah penganut yahudi bukan muslim atau nasrani yang selama ini dikenal. Hal ini disampaikan oleh Duta besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi ketika ditemui dalam seminar memperingati Hari Internasional Solidaritas untuk Palestina yang berlangsung di Auditorium Yustinus Universitas Atmadjaya, Jakarta Rabu (30/11/2011). ‘Di Palestina 50% penduduknya beragama Yahudi dan sisanya beragama Kristen dan Muslim yang berada di daerah Tepi Barat dan Yerusalem’, Ujarnya”


Pernyataan Dubes Palestina yang Mengejutkan
http://forum.kompas.com/nasional/50955-pernyataan-dubes-palestina-yang-mengejutkan.html

4. “Menurut perkiraan resmi Mandat Inggris, orang Kristen Palestina pada tahun 1922 meliputi 9,5 % dari total populasi dan 7,9 % pada tahun 1946.[2] Banyak orang Kristen mengungsi selama Perang Arab-Israel 1948, beberapa melarikan diri atau diusir negara. Sejumlah besar meninggalkan Tepi Barat selama pendudukan Yordania karena alasan ekonomi. Sejak tahun 1967 , penduduk Kristen Palestina telah meningkat meskipun terus beremigrasi.[3] Pada tahun 2013, Kristen Palestina berjumlah kurang dari 4% seluruh orang-orang Arab yang hidup dalam batas-batas Mandat Lama Palestina. Kristen Palestina di Tepi Barat sekitar 2% dari total populasi penduduk dan kurang dari 1% di wilayah Jalur Gaza.[4]”

Kristen Palestina
http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen_Palestina

5.“Ketika sekutu-sekutu dan kawan Israel baik di barat maupun di Indonesia berusaha membela Israel dan menjustifikasi tindakan biadab penjajah tanah Palestina ini, ulama wahabi bukannya menghimbau umat untuk membela Palestina tapi malah mengeluarkan fatwa bahwa “HAMAS”  -satu-satunya gerakan yang masih aktif  berjuang menentang pendudukan Israel, bukan seperti pemimpin negara-negara Arab yang menjadi boneka Amerika dan Israel macam Arab Saudi, Mesir, Jordania dll- malah difatwa ulama wahabi -Asy Syaikh Muqbil bin Haadi- sebagai gerakan jihad yang menyimpang. Jika ulama model begini diam itu lebih baik daripada berfatwa yang menggigau seperti ini. Sudah tidak membantu malah berfatwa yang menguntungkan musuh”

Fatwa Ulama Wahabi: Hamas Adalah Kelompok Jihad Yang Menyimpang
http://bicarasalafy.wordpress.com/2009/02/01/99/

6.  “The IDF on Thursday warned some 100,000 Palestinians in the Gaza Strip of impending military action and called on them to leave their homes to avoid danger, but Hamas told them to stay put”.

Hamas Tells Gazans to Ignore IDF’s Call to Leave Border Area
http://www.timesofisrael.com/hamas-tells-gazans-to-ignore-idfs-call-to-leave-border-area/

7. “Padahal konflik Hamas-Israel di Gaza bukan keseluruhan Palestina Vs Israel, namun news dan pandangan banyak orang tidak seperti itu. Sehingga, tanpa peduli terhadap pemicu awalnya, termasuk menghujani Israel dengan Rocket dari wilayah Gaza; bagi mereka Hamas mewakili semua orang Palestina, dan Hamas selalu benar dan tanpa salah”

Hamas - Israel | Banyak Orang Indonesia [Kembali] Jadi Bodoh
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2014/07/11/hamas-israel-banyak-orang-indonesia-kembali-jadi-bodoh-673280.html

8. “Since Israel withdrew from the Gaza Strip in 2005, terrorists have fired more than 8,000 rockets into Israel. Over 3.5 million Israelis are currently living under threat of rocket attacks. More than half a million Israelis have less than 60 seconds to find shelter after a rocket is launched from Gaza into Israel. Most rockets launched from Gaza into Israel are capable of reaching Israel’s biggest southern cities. Rocket fire from Gaza is a constant threat facing Israel’s civilians. In 2011 alone, 630 rockets from Gaza hit Israeli towns. That’s an even higher number than in 2010, when 231 rockets hit Israel”

Rocket Attacks on Israel From Gaza
http://www.idfblog.com/facts-figures/rocket-attacks-toward-israel/

9. “This is a detailed list of Palestinian rocket and mortar attacks on Israel in 2014. All of the attacks originated in the Gaza Strip, unless stated otherwise. For information pertaining to the wider conflict, see Arab-Israeli conflict and Israeli–Palestinian conflict.
 
List of Palestinian rocket attacks on Israel, 2014”
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Palestinian_rocket_attacks_on_Israel,_2014

10. "Konflik Israel Palestina atau Arab-Israel sering dikonotasikan sebagai peperangan antara Muslim dan Yahudi. Namun, sesungguhnya paham konotasi itu cukup rumit karena kini diperkirakan ratusan bahkan ribuan pemuda Muslim tercatat menjadi anggota militer Israel. Mereka ikut bertempur di berbagai front melawan Arab, seperti front Lebanon dan Jalur Gaza. Fahad Fallah adalah seorang perwira Muslim berpangkat kapten di institusi militer Israel. Fallah yang berasal dari suku Badui Israel mengaku bangga menjadi anggota korp militer dan siap bertempur di laga mana pun melawan musuh-musuh Israel. Ia juga mengaku ikut bertempur dalam perang Jalur Gaza lalu (27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009)"

Tentara Muslim di Institusi Militer Israel
http://internasional.kompas.com/read/2009/11/16/06080787/tentara.muslim.di.institusi.militer.israel

11.  "The term "Palestine" came from the name that the conquering Roman Empire gave the ancient Land of Israel in an attempt to obliterate and de-legitimize the Jewish presence in the Holy Land. The Roman Procurator in charge of the Judean-Israel territories was so angry at the Jews for revolting that he called for his historians and asked them who were the worst enemies of the Jews in their past history. The scribes said, ‘the Philistines."  So, the Procurator declared that Land of Israel would from then on be called "Philistia" [further bastardized into "Palaistina"] to dishonor the Jews and obliterate their history. Hence the name "Palestine." One more thing. Very often one hears the revisionists and propagandists finding ancient historical links between the "Philistines" and the Arab "Palestinians."  There is no truth to this claim! The Philistines were one of a number of Sea Peoples who reached the eastern Mediterranean region approximately 1250-1100B.C.   They were actually an amalgamation of various ethnic groups, primarily of Aegean and south-east European origin [Greece, Crete and Western Turkey] ... but surely not of Arabian origin!  These Philistines were not Arab... and neither was Goliath! The Arabs of "Palestine" are just that... Arabs!  And these Arabs of "Palestine" have about as much historical roots to the ancient Philistines as Yasser Arafat has to the Eskimos!. If anything, the name "Palestine" was associated with Jews. In the years leading up to the rebirth of Israel in 1948, those who spoke of "Palestinians" were nearly always referring to the region's Jewish residents. In fact, Arab leaders rejected the notion of a unique "Palestinian Arab" identity, insisting that Palestine was merely a part of "Greater Syria."

Rockwell Lazareth, Who Are the Palestinians? What and Where is Palestine?"
http://www.newswithviews.com/israel/israel14.htm

12.  “RAMALLAH and JERUSALEM — Palestinian President Mahmoud Abbas called on Hamas to end its hail of rockets on Israel as Israeli leaders signalled they were preparing to invade the Gaza Strip to stop the barrages”

 Mahmoud Abbas slams Hamas over rocket attacks on Israel: ‘What are you trying to achieve?’
http://news.nationalpost.com/2014/07/10/mahmoud-abbas-slams-hamas-over-rocket-attacks-on-israel-what-are-you-trying-to-achieve/

 


0 komentar:

Posting Komentar