RSS Feed

APAKAH YESUS WAFAT PADA HARI JUM’AT?

Posted by Teguh Hindarto

Kita sudah cukup mengenal Perayaan Jum’at Agung di hampir semua kalangan Gereja Kristen. Perayaan yang diyakini sebagai hari dimana Yesus  wafat di kayu salib Golghota. Persoalannya adalah, benarkah Yesus wafat pada hari jum’at sore?? Padahal Yesus pernah berkata demikian:

Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam” (Mat 12:40)

 Jika Yesus wafat pada hari jum’at, apakah lama waktu Yesus dikubur didalam bumi ada tiga hari tiga malam, jika Dia bangkit pada hari minggu? Waktu dari jum’at sore sampai minggu pagi adalah 1 hari 2 malam, benar bukan?

YESUS, YAHUDI, YUDAISME

Posted by Teguh Hindarto


Dalam Ibrani 7:14 dikatakan sbb: “Sebab telah diketahui semua orang, bahwa (Junjungan Agung) kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apa pun tentang imam-imam”. Secara antropologis (aspek kemanusiaan) Yesus adalah manusia yang terlahir dalam bingkai budaya Semitik Yudaik. Dia adalah Mesias Yahudi. Namun mengapa jika Yesus adalah Mesias Yahudi, kita tidak menemukan jejak atau ekspresi Keyahudian dalam ekspresi ibadah maupun ungkapan pokok-pokok iman kita? Sebaliknya, justru kita melihat berbagai ekspresi penghayatan yang bersifat Eropa, Amerika, Yunani tentang Yesus dalam komunitas-komunitas Kristen. Ekspresi-ekspresi ibadah dan ungkapaan iman tersebut nampak dalam hal-hal berikut: Perayaan Christmass yang sarat dengan konsumerisme, perayaan Easter yang sarat dengan kegiatan pernak-pernik mewarnai telur, Ibadah hari Minggu sebagai pertemuan ibadah kekristenan, kontroversi penggunaan istilah Trinitas dalam konsep Ketuhanan, ketiadaan syariah agama, yang terekspresi dalam berbagai bentuk kebebasan dalam memakan segala makanan, kebebasan dalam menggunakan pakaian, ketiadaan tertib tertentu dalam berdoa dan menghadap Tuhan, dll.

ASPEK ESOTERISME DALAM BERAGAMA DAN BERTEOLOGIA

Posted by Teguh Hindarto


HAKIKAT ESOTERISME

Esoterisme berasal dari kata esoteric yang bermakna, “Teaching within a religion or philosophy that are not made known to everyone, but only to an inner circle, are called esoteric. Esoteric teaching are usually difficult to understand; that is why they are only revealed to the small number who are sincere enough, or have developed far enough spiritually, to really understand them1 (ajaran di kalangan agama atau filsafat, yang tidak diperuntukkan bagi setiap orang namun hanya bagi lingkungan yang terbatas yang disebut dengan esoterik. Pengajaran esoterik biasanya sulit dimengerti, itulah sebabnya ajaran ini hanya disingkapkan pada sejumlah kecil orang yang cukup memahami atau telah mengembangkan kerohanian yang memadai, untuk memahami ajaran tersebut). Dari definisi di atas, kita mendapatkan fakta bahwa esoterisme berada di wilayah agama dan filsafat. Esoterisme tidak bisa dilepaskan oleh para penganut agama manapun. Boleh dikatakan, esoterisme adalah suatu penggalian yang berkaitan dengan kedalaman jiwa dan batin untuk memperoleh suatu pencerahan spiritual. Esoterisme berkaitan dengan suatu pendalamanhubungan pribadi dengan Tuhan yang dilakukan dengan cara-cara yang bersifat metafisik dan kontemplatif.

TALMUD SEBAGAI LITERATUR RABINIK & PERANNYA DALAM MEMAHAMI LATAR BELAKANG DUNIA KEAGAMAAN PRA KRISTEN

Posted by Teguh Hindarto



Talmud didefinisikan sebagai: is a record of rabbinic discussions pertaining to Jewish law, ethics, customs and history. The Talmud has two components: the Mishnah (c. 200 CE), the first written compendium of Judaism's Oral Law; and the Gemara (c. 500 CE), a discussion of the Mishnah and related Tannaitic writings that often ventures onto other subjects and expounds broadly on the Tanakh. The terms Talmud and Gemara are often used interchangeably. The Gemara is the basis for all codes of rabbinic law and is much quoted in other rabbinic literature. The whole Talmud is also traditionally referred to as Shas (a Hebrew abbreviation of shisha sedarim, the "six orders" of the Mishnah)”[1]. Artinya, “Talmud merupakan kumpulan diskusi-diskusi rabinik yang menyinggung mengenai hukum Yahudi, etika, kebiasaan dan sejarah. Talmud terdiri dari dua susunan: Misnah (200 Ms) kumpulan tulisan pertama dari Hukum Lisan Yahudi dan Gemara (500 Ms) sebuah diskusi mengenai Mishnah dan berhubungan dengan tulisan-tulisan Tannaitik yang terkadang melibatkan suatu spekulasi mengenai topik lain dan memperluas kajian dalam TaNaKh. Istilah Talmud dan Gemara dapat dipakai secara bergantian. Gemara adalah dasar bagi keseluruhan pemecahan masalah hukum Yahudi dan banyak dikutip dalam literatur rabinik. Keseluruhan Talmud terkadang disebut dengan Shas (singkatan Ibrani dari shisha sedarim “enam urutan” dari Mishnah).

SHABAT: IBADAH PEKANAN KEKRISTENAN SEMITIK

Posted by Teguh Hindarto



SHABAT ADALAH SUATU PERINTAH

Dalam Kitab Keluaran 20:8 dikatakan, "Zakor et yom ha shabat le qadsho". Frasa tersebut lebih tepat diterjemahkan, "Ingatlah hari Shabat untuk menguduskannya". Tidak ada kata "dan", sehingga terjemahan LAI kurang tepat. The Scriptures menerjemahkannya sbb ,"Remember the Shabat day, to set it apart"1 . Orang beriman diperintahkan bukan hanya untuk mengingat namun dilanjutkan dengan menguduskan Shabat. Kata "menguduskan" bermakna "dipisahkan".

KARAKTERISTIK SHABAT

Kemudian dalam Keluaran 20:9 dikatakan pula, "Sheshet yamiym taavod we asyita kal melakteka, we yom ha sheviya, shabat le Yahweh Eloheika". Ada tiga kata yang berhubungan dengan suatu pekerjaan, "avad", "Ashah", "malak".

URGENSI PENGKAJIAN AKAR SEMITISME KEKRISTENAN

Posted by Teguh Hindarto

 
Refleksi Percakapan Dengan Bambang Noorsena  &  Apresiasi Terhadap Buku Karya Bambang Noorsena  Togog Madeg Panditha dan Jangan Sebut Sesamamu Kafir
 
Pukul 12.40 saya dan Sdr. Dede Wiyaya – salah satu mahasiswa UGM dan juga penulis Kristen di dunia maya – ditemani beberapa orang ISCS (Institute Syriac Christian Studies), Bpk Beny Gunawan dan Bpk Iriyanto tiba di kediaman Mas Bambang Noorsena di Malang. Perjalanan yang cukup melelahkan dimulai sejak pk 13.30 dari Kebumen, Jawa Tengah. Beberapa saat kemudian muncul mobil di belakang kami yang tidak lain berisikan Mas Bambang yang baru saja pulang pelayanan di Surabaya.

UNBORN: ANATOMI KEBERADAAN ROH JAHAT YANG MERASUK DAN EXORCISME ALA YUDAISME

Posted by Teguh Hindarto


The Unborn (2009) adalah film horor supranatural Amerika  - thriller film yang ditulis dan disutradarai oleh David S. Goyer . Film ini dibintangi Odette Yustman sebagai wanita muda yang tersiksa oleh hantu (a dybbuk ) dan mencari bantuan dari seorang rabbi (Gary Oldman). Dybbuk (roh jahat yang bergentayangan) berusaha untuk menggunakan kematiannya sebagai pintu gerbang ke eksistensi fisik. Film ini diproduksi oleh Michael Bay dan Platinum Dunes . Hal ini dirilis di bioskop Amerika pada tanggal 9 Januari 2009, oleh Rogue Pictures .

Kisah dimulai saat Casey Beldon (Gary Oldman) memiliki mimpi buruk halusinasi dimana saat dia sedang lari pagi, dia menemukan sarung tangan dan seorang anak lelaki bermata biru berdiri di belakang dia agak menjauh dan tiba-tiba anak itu berubah wujud menjadi anjing dengan topeng putih wajah anak tadi. Dan anjing itu membawanya kepada segunduk tanah dengan topeng putih tadi di atas gundukan tersebut. Ketika Casey menggali, dia terkejut karena ada janin bayi dalam formalin dan tiba-tiba mata bayi tadi membelalak mengejutkan Casey.